Lapas Nunukan Cetak 40 Warga Binaan Terampil Lewat Pelatihan Kemandirian

Advertisement
Advertisement

NUNUKAN – Lapas Kelas IIB Nunukan menggelar pelatihan kompetensi kemandirian bersertifikat bidang konstruksi bangunan dan pertukangan kayu, pada Rabu (9/3).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pengayoman itu, dimulai pukul 09.00 WITA dan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Nunukan, yang diikuti oleh 40 warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Dalam kegiatan tersebut, dibimbing langsung oleh dua Instruktur dari Politeknik Nunukan. Turut hadir Kasi Binadik dan Kasubsi Giatja pada kesempatan kali ini.

Kalapas Nunukan I Wayan Nurasta Wibawa, berterima kasih kepada pihak Politeknik Nunukan atas sinergitas yang telah dibangun bersama, sehingga pada kesempatan kali ini bisa menyelenggarakan pelatihan kompetensi kemandirian bagi para warga binaan.

Related Articles

Wayan berharap, para warga binaan bisa mengikuti kegiatan ini dengan serius. Sehingga manfaat ilmu dari pelatihan ini bisa didapat dengan sebaik mungkin.

Advertisement

“Dari sekian ratus orang yang ada di sini (Lapas Nunukan,red) kalian yang 40 orang ini yang terpilih, jadi manfaatkan waktu ini dengan sebaik mungkin,” pesan Wayan kepada WBP.

“Ketika nanti kalian (WBP,red) sudah bebas, ilmu ini dapat dipraktekkan di tengah masyarakat,” tambah Wayan.

Wayan menambahkan, melalui program ini, tidak hanya untuk meningkatkan taraf hidup warga binaan pada saat nanti mereka kembali kepada masyarakat, tetapi juga memenuhi kewajiban dari amanat UU Jasa Konstruksi.

Apalagi saat ini tantangan utama pembangunan insfrastruktur adalah peningkatan daya saing dan keunggulan kompetitif pada sektor konstruksi.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para WBP saat mereka bebas nanti, sehingga bisa mendapatkan pekerjaan dan menjalani kehidupan yang lebih baik lagi,” pungkas Wayan. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button